Mengutamakan Tuhan dalam Studi

Resume Khotbah

God First in Study
Matius 6:33
Grasia Meliolla Sitorus
2 Maret 2018

Belajar adalah ibadah kita sebagai anak-anak Tuhan. Maka dari itu belajar seharusnya bukan menjadi suatu hal yang terpisah seperti orang-orang yang terkadang memisahkan antara hal duniawi dengan hal rohani. Diri kita adalah satu di dalam Kristus yang kudus, maka seharusnya tidak ada lagi dua hal itu melainkan hanya satu. Sebagai mahasiswa Kristen yang masih dalam proses belajar, kita harus memiliki beberapa sikap hati berikut.

Be Responsible

Seperti halnya ALLAH memberikan Adam pekerjaan dan memfirmankan untuk mengusahakan Taman Eden (Kejadian 2:15), demikianlah juga kita yang saat ini diberikan Tuhan kesempatan untuk mengusahakan studi kita. Kita seharusnya bertanggung-jawab atas kesempatan yang Tuhan telah sediakan. Kuncinya adalah keseimbangan. Alkitab tidak mengajarkan kita untuk menjadi pemalas tetapi juga mengajarkan kita untuk tidak mengorbankan segala sesuatu bagi pekerjaan atau studi (workaholic).

Don’t Worry

ALLAH telah berfirman dalam Matius 6:31-33 untuk kita jangan mengkhawatirkan apapun lagi yang kita perlukan di dunia ini karena Ia tahu semua kebutuhan kita. Sehingga ketika kita khawatir terutama dalam persiapan ujian kita maka kita secara tidak langsung sedang meragukan dan tidak mempercayai Firman itu sendiri. Tuhan telah menang atas segala dosa dan berkuasa atas segala yang ada di surga dan di bumi, termasuk studi kita. Maka, jangan takut atau khawatir di dalam studi kita ketika kita benar-benar bersama Tuhan dalam melaluinya.

Have Faith

Di dalam Roma 8:27 janji Tuhan ada, bahwa kita adalah orang yang lebih dari pada pemenang. Allah sangat mengasihi kita dan Ia tidak mengkehendaki anak-anak-Nya untuk menjadi ekor melainkan menjadi kepala. Maka dari itu, percayalah dalam setiap pengharapan kita pada studi kita yang berkemenangan. Ia telah berfirman dalam Markus 9:23 bahwa tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya dan Tuhan tidak pernah melupakan janji-Nya.

Work Harder Than All of Them

Roh Kudus ada di dalam hati kita sebagai orang percaya. Di dalam-Nya kita seharusnya tidak menjadi orang yang biasa-biasa saja dan sama-sama saja dengan orang lain yang tidak demikian. Di dalam penyertaan-Nya kita seharusnya sama seperti apa yang Paulus lakukan (1 Korintus 15:10), bekerja lebih keras daripada mereka semua. Menjadi yang terbaik dan memuliakan Tuhan di dalam studi kita.

Keep Your Integrity

Menjadikan Tuhan diatas studi artinya kita juga harus mempertahankan nilai-nilai Tuhan itu sendiri di dalamnya. Berintegritas dalam menjauhi kecurangan-kecurangan dan hal-hal instan adalah sikap yang harus selalu kita pegang di dalam proses dan lingkungan studi kita yang mungkin tidak berjalan seperti yang Tuhan kehendaki. Hingga pada akhirnya kita boleh sama seperti Daniel, tidak bercacat akan kelalaian atau sesuatu kesalahan karena kita setia.

Rely on God, Let He Do The Rest

Tuhan telah berfirman melalui Yeremia 17:5 bahwa terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari Tuhan. Kemudian dengan jelas dibalikkan di ayat yang ketujuh bahwa Tuhan akan memberkati orang yang mengandalkan-Nya, orang-orang yang bersandar pada-Nya. Dalam setiap perjalanan kita, berpeganglah pada Tuhan. Biarkan Roh Kudus bekerja di dalam kita.

Something Worth Dying For

Umur kita hanyalah sementara. Sungguh sangat disayangkan apabila kita menghabiskannya dengan berfokus pada apa yang ada di dunia ini. Bukan nilai dan prestasi yang menjadi tujuan akhir kita, melainkan memuliakan Tuhan melalui proses yang boleh kita alami di dalam studi. Tujuan yang kekal, bukan tujuan yang hampa dan hilang ditelan waktu.

Demikianlah beberapa sikap hati yang bisa kita terapkan dan imani di dalam kita menjalani masa studi. Memang berat untuk dapat menjalaninya dengan sepenuhnya, tetapi kita akan dimampukan ketika kita menyerahkannya dan mau dibentuk oleh Roh Kudus. Selalu ingat, Yesus kita telah menang atas segalanya.

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *