The Oak Tree

Posted by

Yesaya 61:3b-4
Supaya orang menyebutkan mereka “pohon tarbantin kebenaran”, “tanaman Tuhan” untuk memperlihatkan keagungan-Nya. Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi.

Ketika kita mendengar kata ‘tarbantin’, hal pertama yang mungkin terbesit dalam pikiran kita ialah para pengurus PMK di ITB. Namun kita tentu mengerti bahwa istilah pohon tarbantin yang digunakan di kitab Yesaya tidak sesempit itu maknanya bukan? Sebagai manusia yang dipanggil oleh-Nya untuk menjadi anak-anak-Nya, Alkitab harus menjadi dasar dari hidup kita, yang menjadi titik tolak segala tindakan yang kita lakukan hingga kebiasaan-kebiasaan hidup kita. Jika kita telah mendengarkan firman dan merasa tidak perlu ada perubahan yang terjadi dalam hidup kita, itu berarti ada yang salah dengan diri kita.

Siapakah pohon tarbantin Kebenaran itu? Itulah kita semua yang telah Dia panggil melalui perantara Roh Kudus yang Dia anugerahkan bagi kita. Tuhan menggerakkan kita untuk mengerjakan pekerjaanNya melalui Roh Kudus (ayat 1), yaitu panggilan untuk menginjili, membawa terang bagi sesama kita, yang dengan kata lain sebagai representasi Allah melalui hidup sebagai jemaatNya (ayat 2 dan 3a). Pohon tarbantin atau Oak Tree melambangkan kebenaran dan keindahannya mencerminkan kemuliaan Allah. Jadi Tuhan menuntut kita untuk menjadi sebagaimana yang disimbolkan dengan pohon tarbantin ini sehingga inilah yang harus menjadi kerinduan kita bersama. Ketika kita lahir baru, pada saat itulah titik awal kehidupan kita di dalam Kristus, bukan menjadi titik puncak dari segala-galanya. Ada panggilan yang masih menunggu untuk kita kerjakan bersama-sama dalam persekutuan kita sebagai gerejaNya, Oleh karena itu, pekerjaan pelayanan yang Tuhan berikan, baik di gereja, kuliah, organisasi, profesi, dan lainnya harus kita kerjakan seperti untuk Tuhan, dengan penuh tanggung jawab, dan dengan dipimpin oleh Roh Kudus. (FK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *