Resume Khotbah 12 September 2014: Persekutuan

Posted by

Tanggal : 12 September 2014
Pembicara : Bunda Marietta
Ayat Tema : Kis 2: 41-47

A. Persekutuan-sekutu

Persekutuan merupakan kumpulan orang-orang yang mempunyai kepentingan yang sama. Bandingkan dengan isi Pengakuan Iman Rasuli fasal 3 “aku percaya kepada Roh Kudus, persekutuan orang-orang kudus…”.“Kristen” sendiri berarti pengikut Kristus, yang dipanggil keluar. Dan perhatikan 1 Petrus 2:9 “…yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib”, kita itulah orang-orang yang dikuduskan, karena kita dipanggil keluar. Karena itulah maka Ibr 10:25 berlaku. Kata “jangan” disana memiliki arti “dilarang”. Didalam persekutuan kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik (Ibr 10:24).

B. Asal Muasal Fellowship/persekutuan

Pertama-tama perkataan para Rasul diterima orang banyak, kemudian terjadilah pertobatan (perubahan hidup), dan setelah itu terjadi sebuah kebersamaan dalam persekutuan. Mengumpulkan orang yang sehati juga sepikir bukan hal yang mudah, walau persekutuan merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki kepentingan yang sama . Sehingga, agar sebuah persekutuan menjadi berdampak, segala motivasi/tujuan yang pada awalnya berbeda-beda, harus disatukan menjadi satu yakni untuk memuji menyembah Tuhan. Itulah mengapa Paulus berkata dalam Filipi 2:2 “karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa satu tujuan,”. Kesehatian muncul dari pertobatan, pengakuan akan keselamatan oleh Yesus. Di dalamnya, ada pengakuan percaya, kita yang sudah percaya transfer pengakuan percaya tersebut kepada orang-orang di persekutuan. Kemudian ada pengakuan dosa, pengakuan akan dosa sendiri bukan melihat-lihat kesalahan orang lain. Dan pembaptisan.

Persekutuan berasal dari kata Koinonia=fellowship=Persahabatan, persaudaraan (Amsal 17:17). PMK ini merupakan rumah kita saudara seiman. Dari perubahan hasil pertobatan, kita di dalam persekutuan akan bertumbuh, diubah pola pikir, perkataan, perbuatan, dan karakter, dan menuju masa depan. Jemaat mula-mula mereka bertekun dalam pengajaran, berdoa, bernyanyi, dan makan bersama. Selain itu, yang terjadi pada mereka ialah apa yang milikku adalah milikmu. Kepunyaan mereka menjadi kepunyaan bersama (Kis 2: 44-45).

C. Dampak.

Keluar: Jumlah mereka bertambah (Kis 2:47). Dalam persekutuan, kepentingan kita harus sama satu dengan yang lain, jangan sampai kita muram mukanya setelah persekutuan, hal tersebut tidak memberkati orang-orang diluar. Dalam: saling memperhatikan, mendorong, dan mengajar. Itu semua terwujud karena adanya pemuridan. Diamana di dalamnya kita diajar untuk mengajar. Dimuridkan untuk memuridkan.

D. PMK Sebagai Tempat Bersekutu.
Tiap LP memiliki dan memakai doktrin sendiri. Tapi, PMK adalah rumah, PMK bersifat oikumene. Kembalilah juga ke rumah (PMK), untuk menghindari pergaulan sesat (1 Kor 15:33).

Prinsip dalam fellowship: All for One and One for All.
All for One: Kita bertumbuh, menerima satu sama lain.
One for All: Satu visi (Visi PMK), sadarlah bahwa kita saling bertemu bukan kebetulan.

Jangan tinggalkan rumah kita.1 kor 12:18-30, Tuhan memberikan setiap orang berbeda-beda dalam persekutuan. Didalam persekutuan kita bersama, kemudian bersama-sama untuk bekerjasama.

 

Resume Khotbah oleh Divisi Intern PMK ITB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *