Maafin Aja atau Maafin Banget?

Posted by

Jumat, 22 Februari 2013

Pembicara: Bang Royanto

Mencabut akar Pahit

 

Efesus 4 : 31-32 “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”

 

Tabiat dosa adalah mencuri, membunuh, dan membinasakan. Dosa bukanlah hal sepele yang bisa kita abaikan begitu saja, begitu pula dengan kepahitan. Kepahitan jika dibiarkan secara terus menerus akan menjadikan hati kita dingin, dingin terhadap sesama kita dan yang paling ‘mengerikan ’adalah kita dingin terhadap Allah, terhadap Firman-firman Allah. Oleh karena itu, semua kemarahan, kebencian, dan kepahitan itu harus dicabut.

 

Apa sih yang mengakibatkan munculnya akar pahit itu?

1.    Karena kejadian yang dilihat dengan mata.

2.    Perkatan dan perbuatan yang tidak baik. Tentu kita sendiri pernah terluka dan tersinggung dengan perkataan dan perbuatan orang lain yang menyebabkan kepahitan di dalam hati kita.

3.    Pengalaman masa  lalu yang menyakitkan. Sering kita menjumpai orang-orang yang mempunyai masa lalu yang menyakitkan dengan orang-orang terdekatnya dan mereka sulit untuk memaafkan. Hal ini memicu timbulnya akar pahit.

 

Apa sih yang Tuhan mau tentang hal ini? Tuhan mau kita memaafkan dan mengampuni orang-orang yang telah memberikan kepahitan kepada kita, kemudian kita menjadi terang seperti apa yang dilakukan Yesus, mengampuni semua orang dan mengasihi semua orang 🙂 . Selain itu kita harus membaharui roh dan pikiran kita, melepaskan semua dosa-dosa tersebut.

 

Kasih yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah cara yang paling ampuh untuk mengampuni karena kasih itu bisa memulihkan segala kesalahan dan segala kebencian yang ada di dalam diri kita. Kasih yang benar itu memberikan pengampunan yang memulihkan. Mengampuni merupakan inisiatif. Kita harus berpikir seperti pikiran Kristus, walaupun kita telah berdosa, kita tetap mendapat ampun dari Yesus, kita mendapat kasih-Nya, bahkan Ia mau mati bagi kita, orang-orang yang berdosa. Yesus aja udah mengampuni kita, masa sih kita nggak mau mengampuni sesama kita? 😀

 

Nah, gimana kalau ternyata kita sudah terlanjur mempunyai kepahitan dalam hati kita? Kita harus mencabutnya dengan cara:

1.    Keterbukaan.

Yakobus 5 : 16 “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Keterbukaan adalah awal pemulihan.

2.    Jika tersembunyi/lupa?

Daniel 2 : 22 “Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya.”

3.    Mengakui dosa kita

1 Yohanes 1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”

4.    Melepaskan pengampunan bagi setiap orang yang pernah bersalah.

5.    Jika tidak mengampuni?

Baca Matius 18:32-35

6.    Di dalam nama Yesus, mengusir kuasa setan yang terlibat.

Markus 16 : 17 “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,”

 

Bercermin kepada Yesus bercermin kepada kasihNya, bercermin akan semua hal yang telah Ia lakukan dalam hidup kita dan kita pasti mampu mengampuni 😀 , meminta pertolongan Allah, meminta kelembutan hati sama Allah, dan Dia akan memampukan kita, karena kesanggupan kita adalah pekerjaan Allah 🙂

GOD bless us^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *