Yakin Masih Bernafas?

Posted by

Jumatan PMK ITB
21 September 2012
Pembicara : Daniel Irwandi Sihombing

Seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” — di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Roma 4:17

Tuhan itu Mahakuasa. Ia mampu mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin. Terkadang sebagai orang kristen, kita meremehkan kuasa Tuhan yang luar biasa. Kita seringkali mengandalkan kekuatan sendiri dan menganggap diri kita mampu menyelesaikan masalah kita satu-persatu. Padahal sebagai orang pengikut Kristus, kita diberikan suatu akses langsung kepada Bapa di Surga. Kita adalah anak-anak Allah yang artinya memiliki hubungan khusus dengan Bapa. Inilah yang membedakan kita dengan kepercayaan lain. Kita bisa berkomunikasi langsung dengan Bapa tentang apa pun yang kita hadapi.

Banyak orang bilang bahwa berdoa itu nafas orang kristen. Tapi lebih daripada itu, doa adalah akses langsung kepada Tuhan pencipta langit dan bumi. Kita bisa memohon apa pun kepada Bapa. Bahkan persoalan seberat apa pun yang kita hadapi. Dulu, hanya imam yang boleh menghadap langsung kepada Tuhan, dan itu hanya berlangsung setahun sekali. Tapi, karena kasih karunia Tuhan, Ia mengaruniakan Yesus Kristus untuk membuka jalan kita untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Jadi, jangan sia-siakan akses ini, jangan andalkan kekuatan sendiri.

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Yakobus 5:16

Ada banyak tokoh Alkitab yang sudah membuktikan bahwa Allah bisa melakukan apa pun meskipun itu mustahil bagi kita melalui doa.  Contoh pertama adalah Yosua. Pada saat itu bangsa Israel sedang berperang di kota Gibeon. Saat itu Yosua meminta agar matahari dan bulan berhenti. Lalu, berhentilah matahari dan bulan kira-kira sehari penuh. Tuhan mendengarkan doa Yosua. Begitu juga Daniel. Banyak orang tahu bahwa Daniel 10 kali lebih cerdas dari orang-orang sejamannya dan mendapat kepercayaan untuk memimpin saat itu. Namun, dibalik semua yang ia dapat itu, Daniel meluangkan waktunya 3x sehari untuk berdoa kepada Tuhan.

Raksasa di mata Tuhan adalah orang yang meluangkan banyak waktunya untuk berdoa

Kalau mau jadi Yusuf atau Daniel di akhir jaman, kita harus meneladani sikap mereka yaitu meluangkan waktu untuk berdoa dan merenungkan firman Tuhan. Kita tidak bisa menilai kerohanian seseorang, hanya waktu yang dapat membuktikan imannya kepada Tuhan. Luangkan waktu lebih banyak dengan Tuhan, berdoalah lebih banyak.

Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Yeremia 33:3

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Markus 11:23

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Yohanes 15:15

Bangunlah kehidupan doa dengan Tuhan. Penuhilah rasa cinta akan doa (Kidung Agung 8:6-7). Lalu, buktikan bahwa Tuhan melakukan sesuatu yang luar biasa dalam hidup kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *