Pengutusan Panitia Paskah 2011

Posted by

Rabu ini, dua hari sebelum perayaan Paskah PMK ITB 2011, seluruh panitia diundang ke PD Pengutusan, di Wisma GMKI Dago. Sejak 18:15 para panitia sudah berdatangan. Lima belas menit kemudian, PD ini pun dimulai. Pembicara untuk perayaan Paskah hari Jumat nanti, Pak Leonardo Mangunsong, seorang alumnus ITB, juga datang dalam persekutuan doa ini.

PD dibuka oleh Kak Dwi Hutapea [SI’08], WL perayaan Paskah untuk esok Jumat, dengan Hari Ini Kurasa Bahagia, untuk memberi boost semangat. Dan, seperti rencana, panitia pun berganti mood, dari yang awalnya capek setelah pulang kuliah dan seusai UAS, menjadi bersinar kembali. 😀

Di awal PD, Kak Dwi sharing tentang pelayanannya di Paskah ini. Ia sekali lagi mengingatkan, pelayanan itu harus holistik. Apa yang kita lakukan, kita harus menjadikannya pelayanan untuk Tuhan. “Contoh pelayanan nyata kita adalah saat kita bertemu dengan teman-teman himpunan,” ujar Kak Dwi. “Saat kita bersama dengan anak-anak PMK, kita berkata dengan nyamannya: ‘Puji Tuhan’, namun saat kita berada di komunitas lain, kita tidak bisa menjaga ucapan kita, terbawa arus ucapan dari teman-teman. Sifat seperti inilah yang harus dihindari oleh pelayan Tuhan,” lanjut Kak Dwi. “Aku juga masih dalam masa pertumbuhan, jadi marilah kita saling mengingatkan jika kita berada di komunitas di luar PMK.”

Andreas [FTMD ’10] juga memberikan kesaksiannya di PD ini. “Aku sebenernya milih divisi acara,” Andre memulai kesaksiannya, “Tapi, karena divisi acara penuh, aku masuk divisi doa.” Andre menjeda kesaksiannya dengan penuh makna. “Tapi, aku yakin ini keputusan Tuhan,” lanjut Andre. Satu kalimat yang menuai sorak-sorai dari seluruh panitia yang hadir. Wohoooooo! Andre juga memberikan ayat emas di kesaksiannya ini: Matius 21:22, berbunyi “Apa saja yang kau minta dalam doa dengan penuh iman, kau akan menerimanya.” Weit, tapi tunggu dulu. Gak cukup hanya dengan iman dan doa. Andre mengutip dua ayat lagi. Pertama, iman tanpa perbuatan adalah kosong (coba cari ayatnya deh), dan kedua, kita harus memiliki kasih agar yang kita lakukan tidak sia-sia.

Sharing selanjutnya adalah dari Sandro Sirait [TA’09], ketua Paskah kita. Ia bersyukur untuk dana Paskah yang dicukupkan. Hari Jumat lalu, dana Paskah masih defisit 15 juta dan, Senin malam lalu, DANA KITA SURPLUS 6 juta. Wow! Dan itu belum termasuk penjualan kaos Paskah lho. Now, we see how great is our God’s grace. 🙂

Sesi utama pun dimulai. Pak Leo membagikan sedikit tentang kehidupannya. Ketika ia masih kuliah, tiap hari ia membawa Alkitab. That way, kalo dosennya sedang tidak ngajar, dia akan mampir ke Taman Ganesha dan membaca Alkitab. Kenapa beliau melakukannya? Menurutnya, manusia harus punya nilai hidup, yang hanya dapat ditemukan di Alkitab. Nilai-nilai inilah yang akan menemani dan menjadi pedoman hidup kita seusai studi.

Di perayaan Paskah ini, Tuhan tidak mengharapkan musik yang bagus, slide yang bagus, jemaat yang banyak, makanan yang enak, kata beliau. “No, no, no. Prioritas yang Tuhan inginkan di sini adalah banyak orang yang diselamatkan. Perjuangan kita bukan melawan darah dan daging, tapi melawan roh-roh jahat di udara.” Ada banyak hal yang mendekatkan kita dengan pelayanan, tetapi menjauhkan kita dari Tuhan. Yang kita harus lakukan bukanlah menambah aktivitas rohani, tetapi menambah aktivitas roh. Bingung? Aktivitas rohani adalah menyanyikan lagu-lagu, berdoa secara rutin, dan turut dalam pelayanan. Aktivitas roh adalah ketika kita benar-benar merasakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita sehari-hari, dalam tiap hal yang kita lakukan.

Pukul delapan lebih sedikit, persekutuan doa ini diakhiri bersama. Kini, panitia Paskah sudah siap melayani Tuhan lewat Paskah ITB 2011 ini dengan penuh semangat dan ketulusan. Tidak hanya untuk Paskah, panitia pun berkomitmen untuk tetap melayani bahkan setelah Paskah ini usai. Memang itu yang harusnya dilakukan para pelayan Tuhan, bukan? 🙂

Selamat Paskah, jemaat di seluruh dunia. Selamat merayakan kemenangan atas maut! Jangan telat datang di perayaan Paskah ITB 2011 besok Jumat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *